Ada lara didalam dada. Ada yang menyesakkan dada. Begitu sesak. Terhimpit oleh sesuatu yang dinamakan patah hati. Setelah semua yang kita lalui bersama. Setelah sekian lama. Dua belas Bulan lamanya. Kini, kau menampakkan diri yang sesungguhnya, kau menjelma menjadi sosok yang sangat sadis. Yang seperti tak punya hati. Dengan begitu percaya dirinya, kau membawa seseorang dihadapanku. Seseorang yang mengisi ruangmu di masalalu. Seseorang yang pertama kau sayangi, teramat kau sayangi. Seseorang yang sangat istimewa bagimu. Kamu lupa? Dulu kamu dicampakkan olehnya. Oleh seseorang dimasa lalumu itu. Dengan teganya meninggalkanmu demi orang lain, demi orang yang dia ingini. Sewaktu dia jatuh, sewaktu dia sedang berada dititik terbawah hidupnya, dia menghampirimu kembali, mengambil bahumu untuk menjadi sandaran tangisannya. Dia memanfaatkan kebaikanmu untuk keuntungan dia sendiri. Setelah itu, setelah dia merasa sudah tak ada masalah lagi, dia bertemu kembali dengan ses...