Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2018

Serendipity

Hujan yang membasahi bumi, menghapus jejak kepergianmu. Angin yang melambai-lambai kesana kemari. Aku yang melambaikan tangan padamu. Kepada kamu yang memilih pergi.  Kepergianmu yang tak ku sangka sebelumnya. Terlalu jauh. Terlalu susah untuk aku gapai dengan jemariku. Jemari yang beberapa hari lalu kau sematkan diantara jemarimu. Menggenggam erat, hangat, seolah berkata 'aku akan tetap disini bersamamu'. Nyatanya hari ini kamu pergi.  Mengapa secepat ini kamu memutuskan untuk pergi? Padahal baru kemarin kita menyatakan apa-apa yang ada didalam dada. Baru kemarin kita menyatakan apa-apa yang selama ini kita rasakan namun kita pendam lama dan baru bisa tersampaikan. Mengapa sejauh ini kamu pergi? Padahal baru kemarin kita merasa sedekat nadi.  Alam semesta memang suka bercanda kepada kita bukan? Kita dibuatnya terlambat menyadari. Menyadari akan hal-hal kecil yang dulu dipandang sebelah mata, namun kini terasa berarti. Kita dibuatnya terlambat menyadari. Menyadari...

(Bukan) Yang Teristimewa

Ada lara didalam dada. Ada yang menyesakkan dada. Begitu sesak. Terhimpit oleh sesuatu yang dinamakan patah hati.  Setelah semua yang kita lalui bersama. Setelah sekian lama. Dua belas Bulan lamanya. Kini, kau menampakkan diri yang sesungguhnya, kau menjelma menjadi sosok yang sangat sadis. Yang seperti tak punya hati.  Dengan begitu percaya dirinya, kau membawa seseorang dihadapanku. Seseorang yang mengisi ruangmu di masalalu. Seseorang yang pertama kau sayangi, teramat kau sayangi. Seseorang yang sangat istimewa bagimu.  Kamu lupa? Dulu kamu dicampakkan olehnya. Oleh seseorang dimasa lalumu itu. Dengan teganya meninggalkanmu demi orang lain, demi orang yang dia ingini. Sewaktu dia jatuh, sewaktu dia sedang berada dititik terbawah hidupnya, dia menghampirimu kembali, mengambil bahumu untuk menjadi sandaran tangisannya. Dia memanfaatkan kebaikanmu untuk keuntungan dia sendiri. Setelah itu, setelah dia merasa sudah tak ada masalah lagi, dia bertemu kembali dengan ses...